Regional
Dapat Kiriman Ikan Cupang, Susi Pudjiastuti Berterima Kasih, Pengirim: Senang Akhirnya Disebut

Dapat Kiriman Ikan Cupang, Susi Pudjiastuti Berterima Kasih, Pengirim: Senang Akhirnya Disebut

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berterima kasih atas beberapa kiriman ikan cupang yang ia terima. Hal itu diungkapkannnya lewat video unggahan di akun Twitter nya, , Kamis (4/3/2021). "Terimakasih banyak kawan kawan semua. Tadinya saya cerita tentang akuarium kecil isi 8 box sekarang jadi ratusan botol begini."

"Semoga usaha kalian berdagang ikan cupang, akan laris dan maju," kata Susi pada video itu, Kamis (4/3/2021). Selain itu, Susi juga menyebut beberapa nama pihak yang mengirim ikan cupang kepadanya. Salah satunya, @cupang_hahahadi.

"Cupanghahahadi, wah nama yang aneh aneh. Luar biasa," ujar Susi. Mengetahui nama usahanya disebut, pengirim ikan cupang bernama asli Damastra Angga Hadi (Hadi) itu memberi tanggapannya. Ia mengaku senang, kirimannya dapat respon dari Susi.

Namun, ia juga sedikit tertawa karena nama usahanya disebut aneh oleh mantan Menteri KKP itu. "Ketawa, karena nama cupang saya yang aneh di sebut bu Susi," imbuhnya. Sebelumnya diketahui, kisah Hadi mengirim ikan cupang ke Susi ini viral di media sosial.

Kisah itu pertama kali ia angkat melalui akun TikTok nya, @cupang_hahahadi . Video unggahan Hadi, saat ini telah berhasil mencuri perhatian 851 ribu viewers. "Suatu kehormatan bisa mengirim ikan cupang ke Ibu Susi Pudjiastuti," caption video itu.

Lalu, seorang teman Hadi menge tag Instagram usaha cupang miliknya, @cupang_hahahadi . Setelah itu, Hadi mencoba menghubungi Susi lewat pesan Instagram, Rabu (17/2) lalu. "Saya iseng mencoba menawarkan cupang milik saya," kata Hadi.

Bu susi butuh ikan cupang? akan saya kirimkan bu buat ngisi akuarium ," tawar Hadi. Lalu, tawaran Hadi ini diterima oleh Susi. Mantan Menteri KKP ini memperbolehkan Hadi untuk mengirim ikan cupang kepadanya. Boleh, kirim ke Susi Air ," jawab Susi pada pesan itu.

Meskipun tawaran ini diterima baik oleh Susi. Hadi diminta Susi untuk tak membungkus ikan cupangnya dengan plastik. Permintaan Susi ini dianggap sebagai tantangan bagi Hadi. "Ibu Susi memberi tantangan, kalau mengirim jangan pakai plastik."

"Karena juga bu Susi kan anti plastik. Itu tantangan bagi saya," ceritanya. Dengan senang hati, ia pun membungkus 3 ikan cupang miliknya dengan toples. "Saya berpikiran untuk mengirimnya dengan toples, saya packing lalu kirim."

"Ya senang lah mengirim ke bu Susi," ujarnya. Ikan cupang ini dikirim Hadi pada hari Jumat (19/2) ke Susi Air, Pangandaran, Jawa Barat. Lalu, barulah ikan cupang itu sampai di hari Minggu (21/2).

Diketahui, Hadi masih berada di bangku perkuliahan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Masa pandemi ini, disamping kuliah, ia mengisi waktu dengan usaha ikan cupang. "Buat usaha saya selama pandemi. Di luar kuliah, mencari kegiatan positif di rumah."

"Alhamdulillah, bisa buat dijual ikannya, menghasilkan uang," ceritanya. Bisnis ikan cupang ini berawal dari hobby nya pelihara ikan cupang. Usaha ini sudah berjalan selama 6 sampai 8 bulan ini.

Setelah kisahnya ini viral, ia mengakui ada perbedaan pada bisnis ikan cupangnya. Banyak warganet menanyakan harga ikan cupangnya lewat media sosial. Bahkan, ada yang memesan pengiriman ikan cupang untuk besok.

"Followers tambah, tadi ada yang tanya tanya lewat DM." Hal ini lantas membuatnya lebih bersemangat dalam merawat bisnis ikan cupangnya. Selain itu, pria asal Klaten ini juga membeberkan jenis ikan cupang apa saja yang ia kirimkan ke Susi.

"1 ekor Giant nemo, 2 ekor Plakat multicolor," jelasnya. Dikisarkan, harga untuk tiga ekor cupang ini mencapai Rp 500 600 Ribu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *