Penyakit Kencing Tikus, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya!

asuransi kesehatan keluarga terbaik

Asuransi kesehatan keluarga terbaik bisa melindungi Anda dari penyakit kencing tikus atau leptospirosis. Melansir NYC Health, leptospirosis termasuk penyakit infeksi bakteri yang disebabkan bakteri dari genus Leptospira. Penyakit ini tersebar melalui air atau makanan yang terkontaminasi urin hewan terinfeksi, seperti tikus.

Sebagai antisipasi dari bahaya penyakit tersebut, asuransi kesehatan adalah solusinya. FWD Insurance menyediakan asuransi kesehatan keluarga terbaik yang bisa jadi pilihan Anda. Selain memberikan perlindungan, Anda juga akan mendapatkan ketenangan pikiran.

Gejala Penyakit Kencing Tikus

Umumnya, gejala penyakit ini cenderung muncul sekitar 1 hingga 2 minggu setelah terpapar oleh bakteri Leptospira.

Gejala leptospirosis sangat bervariasi di antara individu. Tanda dan gejala awal yang dapat muncul pada seseorang yang mengidap penyakit kencing tikus adalah sebagai berikut.

  • Suhu tubuh yang tinggi serta menggigil.
  • Sensasi sakit pada bagian kepala.
  • Rasa mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan.
  • Gangguan pencernaan dalam bentuk diare.
  • Mata yang tampak memerah.
  • Nyeri pada otot, terutama di area betis dan bagian bawah punggung.
  • Rasa sakit di bagian perut.
  • Timbulnya bercak merah pada kulit yang tidak menghilang saat ditekan.

Gejala-gejala di atas, umumnya membaik dalam kurun waktu sekitar 1 minggu.

5 Cara Mencegah Penyakit Kencing Tikus

Ada 5 langkah yang dapat diambil untuk mencegah penyakit kencing tikus atau leptospirosis. Cari tahu sekarang dan coba terapkan!

1. Hindari Kontak dengan Air atau Tanah Terkontaminasi

Usahakan untuk tidak kontak langsung dengan air atau tanah yang diduga terkontaminasi oleh urin hewan yang terinfeksi, seperti tikus, anjing, atau hewan lain yang dapat menjadi pembawa bakteri Leptospira.

2. Kebersihan Lingkungan

Jaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal Anda. Buang sampah dengan benar, hindari genangan air, dan lakukan sanitasi yang baik untuk mengurangi risiko terpapar oleh bakteri tersebut.

3. Perlindungan Diri

Ketika berada di area yang mungkin terkontaminasi, gunakan perlindungan seperti sarung tangan, sepatu, dan pakaian yang tepat. Tujuannya untuk mengurangi kemungkinan paparan langsung dengan air atau tanah yang mencurigakan.

4. Perawatan Hewan Peliharaan

Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan vaksinasi yang tepat dan rutin dari dokter hewan untuk mengurangi risiko penularan penyakit. Selain itu, jaga kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan.

5. Kebersihan Diri

Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah melakukan kegiatan di luar ruangan, terutama sebelum makan atau menyentuh wajah. Cara  ini berguna untuk mengurangi risiko penularan bakteri melalui kontak dengan mata, hidung, atau mulut.

Lindungi Diri dan Keluarga dengan Asuransi Kesehatan!

Dapat disimpulkan, menjaga kebersihan menjadi cara efektif agar terhindar dari penyakit yang satu ini. Selain itu, memiliki asuransi kesehatan keluarga terbaik adalah cara preventif lainnya sebagai upaya pencegahan. FWD Insurance menghadirkan asuransi kesehatan keluarga yang dapat Anda jadikan pilihan.

Dengan memiliki asuransi, kebutuhan medis Anda dalam menghadapi masalah kesehatan sudah pasti terjamin. Asuransi ini menjadi bentuk upaya untuk melindungi diri Anda dan keluarga. Yuk, lindungi keluarga Anda bersama FWD Insurance!

Referensi:

https://www.alodokter.com/leptospirosis

https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-gejala-dan-pencegahan-leptospirosis

https://www.halodoc.com/artikel/waspada-penyakit-kencing-tikus-yang-rentan-terjadi-saat-banjir

https://www.nyc.gov/site/doh/health/health-topics/leptospirosis.page#:~:text=Leptospirosis%20is%20a%20disease%20caused,contaminated%20water%2C%20soil%20or%20food

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *